Ahok diperiksa polisi sebagai saksi kasus korupsi UPS

JAKARTA, Indonesia— Gubernur Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama memenuhi panggilan Bareskrim Polri sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS), Rabu, 29 Juli.

"Saya datang untuk diperiksa sebagai saksi kasus saudara Alex Usman, yakni UPS. Kan kalau berkas mau dikirim ke pengadilan mesti tambah data. Salah satu yang dianggap bisa menjelaskan banyak bahan adalah saya selaku gubernur, makanya saya datang," kata Ahok. 

Polisi telah menetapkan dua tersangka, Alex Usman dan Zaenal Soleman, dalam kasus korupsi pengadaan UPS ini yang dianggarkan dalam APBD Perubahan 2014. Pada waktu itu, Alex adalah pejabat pembuat komiten pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat. Sementara Zaenal adalah pejabat berkedudukan sama di Jakarta Pusat.

Untuk pemeriksaan ini, Ahok mengaku tidak membawa dokumen apapun. Ia merasa siap untuk menjelaskan apa yang diperlukan penyidik.

"Data kan sudah kita kasih semuanya kepada Bareskrim, tangan kosong saja saya," ujar Ahok.

"Yang saya jelaskan nanti palingan bahwa KUA (Kebijakan Umum Anggaran) dan PPAS (Priorotas Plafon Anggaran Sementara) enggak pernah terperinci, lalu selalu ada APBD siluman, tiba-tiba anggarannya beda dengan rencana awal, kayak UPS ini.” — Rappler.com