Polisi batalkan bedah buku 'Akulah Istri Teroris'

JAKARTA, Indonesia — Polisi membatalkan acara bedah buku Abidah El Khalieqy yang berjudul Akulah Istri Teroris di Depok, Minggu, 31 Mei.

Kepolisian berdalih acara tersebut tidak memiliki izin penyelenggaraan.

"Karena tidak mempunyai izin untuk menyelenggarakan acara tersebut maka kami hentikan," kata Kepala Bagian Operasional Polresta Depok Tri Yulianto, Minggu, seperti dikutip Antaranews.com

Acara seharusnya berlangsung di Gramedia Depok kemarin namun dihentikan atas penolakan masyarakat. Nampaknya bukan hanya buku tersebut yang meresahkan masyarakat, tapi juga acara sampingan, yakni lomba berbusana mirip istri teroris. 

Penyelenggara acara, Multievent Organizer, merasa tak ada yang salah dengan lomba itu. Dulu, ketika mereka meluncurkan buku tentang Joko "Jokowi" Widodo, mereka juga mengadakan lomba mirip Jokowi dan tak ada yang memprotes sama sekali.

Kali ini, penyelenggara harus berhadapan dengan kritik negatif hingga ancaman pembunuhan jika lomba terus berjalan.

"Lomba tentunya sesuai dengan judul buku," kata Anang Dwi Sambodo dari pihak penyelenggara. "Lomba sebenarnya bukan bermaksud untuk menghina.”

Penulis buku, Abidah, mempertanyakan mengapa bukunya mendapatkan penolakan keras. Menurutnya, karyanya itu merupakan sesuatu yang baru dan menarik untuk dibahas di Indonesia.

"Novel itu saya tulis karena dalam sastra Indonesia mutakhir belum ada yang membicarakan tentang para istri teroris," katanya pada Republika. “Saya melakukan penelitian referensial serta mengunjungi beberapa tempat, termasuk Poso."

Seperti diketahui, jaringan kelompok teroris yang dipimpin buron Santoso banyak berkeliaran di Poso, Sulawesi Tengah. Kerap terjadi bentrok senjata antara terduga teroris dan aparat keamanan di Poso yang mengakibatkan korban jiwa.

Akulah Istri Teroris bercerita tentang seorang wanita yang suaminya ditembak karena diduga teroris dan bagaimana ia harus berjuang melawan stigma masyarakat.

"Saya justru ingin mengatakan kepada masyarakat, bahwa istri teroris adalah manusia seperti kita juga. Mereka memiliki impian, keluarga, dan cita-cita masa depan, terlepas dari stigma negatif masyarakat dan pemerintah,” katanya.

Lahir di Jombang, Jawa Timur, Abidah El Khalieqy adalah lulusan Fakultas Syariah IAIN Sunan Kalijaga. Karyanya yang sudah dihasilkan meliputi Perempuan Berkalung SorbanGeni JoraMahabbah RinduNirzona, dan MataRaisa.—Rappler.com