Indonesia wRap: 16 Juli 2015

JAKARTA, Indonesia — Jokowi tak salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Jenderal Mulyono dilantik sebagai KSAD, Kabareskrim Budi Waseso dipetisikan untuk turun jabatan.

Tak gelar ‘open house’ di Jakarta, Jokowi akan berlebaran di Aceh

Tidak seperti presiden-presiden Indonesia terdahulu, Presiden Joko “Jokowi” Widodo tidak akan menggelar open house di Istana Kepresidenan Jakarta. Untuk tahun ini, Jokowi lebih memilih melaksanakan salat Idul Fitri di Aceh dan bersilaturahmi dengan warga sekitar. Pada Kamis malam, 16 Juli, Jokowi akan merayakan malam takbiran di Masjid Baitur Rahman, Banda Aceh. Di masjid yang sama, ia akan melangsungkan salat Idul Fitri bersama keluarganya keesokan harinya.

Jokowi lantik Mulyono sebagai KSAD

Presiden Jokowi melantik Jenderal Mulyono sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Rabu, menggantikan Gatot Nurmantyo yang kini menjabat sebagai Panglima TNI. Sebelum menjabat KSAD, Mulyono adalah Panglima Kostrad sejak tahun 2014. Menurut Mulyono, tugasnya sebagai KSAD hanya melanjutkan apa yang sudah dilakukan pendahulunya. "Ini semua sudah diprediksi, saya tinggal melanjutkan apa yang sudah diprediksi oleh Bapak KSAD yang lama," kata Mulyono usai pelantikan di Istana Negara, Rabu.  

Kabareskrim Budi Waseso didesak publik dan netizen mundur

Budi Waseso saat diperiksa di Komnas Ham bulan Januari 2015. Foto oleh Gatta Dewabrata/Rappler

Budi Waseso saat diperiksa di Komnas Ham bulan Januari 2015.

Foto oleh Gatta Dewabrata/Rappler

Petisi yang meminta Presiden Joko "Jokowi" Widodo mencabut Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Budi Waseso mulai bergulir di Internet. Sebuah petisi berjudul Copot Budi Waseso dari Kabareskrim #copotbuwas diluncurkan Rabu, 15 Juli, di Change.org. Sang pengaju petisi, beralasan bahwa warga negara Indonesia merasakan keresahan dalam penegakan hukum, terutama pemberantasan korupsi, sejak Budi Waseso menjadi Kabareskim.

Pernyataan senada juga telah diutarakan oleh beberapa tokoh publik. Mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif turut mengkritik Budi Waseso. "Itu tanda pejabat yang tidak percaya diri. Mentalnya tidak stabil, kok mudah sekali menjadikan tersangka. Saya berharap bangsa ini jangan dipimpin oleh orang yang tidak karuan ini," katanya. Selengkapnya di Rappler.com.

Promo Rp 10.000 diperpanjang hingga 27 Juli

Sejak promo Ceban Ramadannya mendapat tanggapan positif dari pengguna aplikasi, Go-Jek memutuskan untuk memperpanjang promo tarif datar Rp 10.000 hingga 27 Juli. Promo ini berlaku untuk semua layanan Go-Jek termasuk transportasi, kurir, berbelanja, dan antar makanan, atau Go-Food. Selain di Jakarta, layanan ini juga dapat dinikmati pengguna Go-Jek di Bandung, Bali, dan Surabaya selama 24 jam. Info lengkapnya dapat kamu lihat di sini.

Jamaah Tarekat Islam Naqsabandiyah, An Nadzir berlebaran hari ini

Sementara pemerintah baru akan menggelar sidang isbat penentuan jatuhnya Hari Raya Idul Fitri malam nanti, jamaah Tarekat Islam Naqsabandiyah di Padang, Sumatera Barat, dan An Nadzir di Gowa, Sulawesi Selatan, sudah merayakannya pada hari ini. 

"Kami sudah tetapkan hari Lebaran jatuh pada hari Kamis, 16 Juli, besok dan nanti malam kami sudah mulai takbiran,” kata pimpinan jamaah Tarekat Naqsabandiyah Mursyid Syafri Malin Mudo, Rabu, sebagaimana dikutip oleh media.

Begitu pula dengan Jemaah An Nadzir. "Siang tadi sudah masuk 1 Syawal 1436 Hijriyah berdasarkan pemantauan perjalanan bulan dan tanda-tanda alam, seperti terjadinya air surut laut," kata pimpinan jamaah An-Nadzir Ustaz Lukman kepada media

Dapatkan wRap di emailmu Alamat Email