Anies berpesan: Jangan main curang di Pilkada Jakarta

JAKARTA, Indonesia — Calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengingatkan kepada siapa pun untuk tidak melakukan kecurangan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar pada 15 Februari mendatang. 

"Saya ingin sampaikan pada semua, jangan main-main dengan Pilkada Jakarta," kata Anies, dalam acara kampanye akbar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Minggu, 5 Februari.

Menurutnya, ia menyampaikan hal tersebut karena ramainya isu mengenai dugaan kecurangan yang dapat saja terjadi menjelang dan saat pelaksanaan Pilkada.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menerangkan bahwa pemilihan gubernur tahun ini bukan hanya disaksikan oleh warga Jakarta saja, melainkan juga seluruh Indonesia. Sehingga kecurangan bukanlah hal baik yang harus dipertontonkan.

"Melakukan kecurangan apapun tinggal masalah waktu akan terungkap," kata mantan rektor Universitas Paramadina tersebut.

Inisiator Indonesia Mengajar itu juga berpesan bagi siapa saja yang hendak berniat curang maka urungkan sedangkan yang sudah terlanjur, maka harus dihentikan. 

"Kita ingin Pilkada Jakarta kejujuran dan sportivitas dijunjung tinggi, agar kita menghormati demos [rakyat],” kata Anies.

Sandiaga akan gerilya 10 hari terakhir

Sementara itu, pasangan Anies dalam Pilkada DKI, calon wakil gubernur Sandiaga Uno, berkeyakinan memenangi kontestasi lima tahunan itu.

Bahkan, jika terpilih, ia mengatakan bakal langsung merealisasikan program kerja unggulnya di sektor pendidikan dan ekonomi saat pertama kali menjabat.

"Kita yakin, bahwa lapangan pekerjaan dan pendidikan adalah solusi yang ditunggu. Kami siap juga untuk mempersatukan warga Jakarta," katanya.

Guna memaksimalkan raupan suara, politikus Gerindra ini bakal mengoptimalkan ke seluruh wilayah pada 10 hari terakhir.

"Istri saya dan istri Mas Anies juga akan turun, termasuk juga ibu saya dan ibunya Mas Anies. Kita pastikan semua denah [wilayah] bisa tersentuh," kata Sandiaga. —Rappler.com