Kemenhub: Pilot tak diizinkan bawa masuk orang lain ke dalam kokpit

JAKARTA, Indonesia - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menegaskan seorang pilot tidak diizinkan untuk membawa masuk orang lain ke dalam ruang kokpit pesawat. Sebab, hal itu melanggar aturan keselamatan peberbangan sipil (PKPS) atau CASR (Civil Aviation Safety Regulation) 121.547 mengenai izin masuk ke kokpit.

“Dalam CASR tersebut sudah jelas disebut bahwa pilot tidak boleh memasukan orang lain ke dalam kokpit kecuali kru pesawat, inspektur dari Ditjen Perhubungan Udara dan orang yang telah mendapatkan izin dari pilot in command, pemegang sertifikat AOC serta Kemenhub,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Agus Santoso melalui keterangan tertulis pada Kamis, 25 Mei.

Dia menegaskan, selain orang-orang yang tertulis di dalam aturan tersebut, maka tidak diizinkan masuk ke ruang kokpit. Penjelasan yang disampaikan oleh Agus itu menanggapi mengenai laporan salah seorang warga yang tengah menumpang maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT105 pada Selasa, 23 Mei. Penumpang yang diketahui bernama Citra Rienanti itu bersama suaminya terbang dari Denpasar menuju ke Jakarta.

Dia mengaku sudah memberikan instruksi kepada Direktur Kelaikudaraan dan Keselamatan Pesawat Udara (KPPU) untuk menyelidiki hal tersebut. Dari laporan yang diterima oleh Kemenhub, Lion Air sudah melakukan grounded terhadap pilot yang memasukan anak dan istrinya ke ruang kokpit sambil menunggu proses investigasi selesai.

Belakangan Lion Air bahkan menjatuhkan hukuman bagi pilot tersebut. Berdasarkan hasil investigasi, pangkat dari pilot tersebut diturunkan dari kapten menjadi First Officer.

“Bisa juga sanksinya tidak diberikan jam terbang atau grounded dalam jangka waktu tertentu,” ujar Manajer Humas Lion Air, Andi M. Saladin pada Kamis kemarin kepada media

Pihak Lion Air kata Andi juga menyosialisasikan kepada para pilot mereka mengenai aturan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.

Minta maaf

Sementara, melalui akun media sosialnya, Citra mengaku tidak menyangka keluhannya yang dia tulis pada 24 Mei lalu menjadi viral. Dia mengaku sempat berdebat dengan istri sang pilot karena rupanya dia kesal karena keberadaan dirinya di ruang kokpit dipermasalahkan.

“Saya kan enggak ngapa-ngapain. Kok kalian sibuk urusin saya. Apa salahnya saya masuk ke kokpit?” tulis Citra menggambarkan cek-cok antara dirinya dengan istri sang pilot ketika pesawat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada 23 Mei lalu.

Sang kapten pilot, Dimas Rio yang diklarifikasi justru memberikan penjelasan mengejutkan. Menurut dia, siapa pun bisa masuk ke ruang kokpit.

“Hal itu bisa dilakukan atas izin kapten dan cuaca sedang cerah. Bahkan, si kapten secara eksplisit menawarkan jika suatu saat kami (saya dan suami) terbang menggunakan Lion Air dan si kapten yang memimpin penerbangan maka kami bisa ikut ‘mampir’ ke ruang kokpit,” kata dia.

Pihak maskapai Lion Air ujar Citra juga sudah menghubunginya untuk meminta maaf. Tetapi, baginya bukan permintaan maaf yang terpenting.

“Alangkah lebih baik jika ada komitmen penuh dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terjadi lagi,” tuturnya. - Rappler.com