20 lokasi banjir di Bandung mulai surut

Penjual buah menata dagangannya saat banjir merendam kawasan Pasar Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/11). Foto oleh Fahrul Jayadiputra/ANTARA

Penjual buah menata dagangannya saat banjir merendam kawasan Pasar Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/11).

Foto oleh Fahrul Jayadiputra/ANTARA

JAKARTA, Indonesia - Banjir yang menggenangi 20 titik di Kota Bandung pada Minggu sore mulai surut pada Senin pagi ini. Situasi jalan raya di sekitar lokasi banjir juga sudah lancar.

"2 unit mobil rusak berat, beberapa rumah rusak sedang, arsip pasien di RS Cicendo rusak berat dan operasional kereta api terhambat selama dua jam," demikian keterangan resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Senin 14 November.

Banjir mengguyur Kota Bandung sejak Minggu sore. Intentitas hujan yang cukup lebat membuat air di sungai Sungai Citepus meluap. Air pun menggenangi 20 lokasi dengan ketinggian air sekitar 30-60 cm.

20 titik yang tergenang banjir tersebut meliputi Jalan Pagarsih, Jalan Wastukancana, Jalan Lodaya, Jalan Pasirkoja, Jalan A. Yani, Jalan Sukagalih, Jalan Sudirman, Jalan Waringin (Pasar Andir).

Jalan Laswi, Jalan Burangrang, Jalan Stasiun Timur, Jalan Kebon Jati, Stasiun Bandung, Jalan Caringin, Jalan Otista dan Jalan dr. Djundjunan. Jalan Kopo, Jalan Manado, Jalan Serayu, dan Rumah Sakit Cicendo. 

Air mulai surut pada Minggu malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Perjalanan kereta di Stasiun KA Bandung yang sempat terganggu kini sudah pulih kembali. 

Begitu juga dengan situasi keadaan RS Cicendo yang sekarang sudah dibersihkan dari genangan air dan sudah beroperasi normal. —dengan laporan ANTARA/Rappler.com