Kalah dari Bulgaria, Danny Blind dipecat

Danny Blind di Schiphol Airport Amsterdam sehari setelah timnya dikalahkan Bulgaria, Minggu (26/3). Foto oleh Robin van Lonkhuijsen / ANP / AFP

Danny Blind di Schiphol Airport Amsterdam sehari setelah timnya dikalahkan Bulgaria, Minggu (26/3).

Foto oleh Robin van Lonkhuijsen / ANP / AFP

JAKARTA, Indonesia - Setelah dua tahun menjabat sebagai pelatih tim nasional (timnas) Belanda, Danny Blind akhirnya dipecat. Keputusan ini diambil setelah kekalahan 2-0 dari Bulgaria pada kualifikasi Piala Dunia 2018 pada Sabtu, 25 Maret. Kini, Oranje --julukan timnas Belanda-- berada di posisi keempat dalam grup kualifikasi Piala Dunia. Mereka enam poin di bawah pemimpin grup Perancis dan terpaut tiga poin dari Swedia.

5 - Danny Blind lost as many EC/WC qualifiers in 9 games as Dutch NT manager as the previous four managers combined in 58 games. Dismissed. — OptaJohan (@OptaJohan) March 26, 2017

Blind, yang kini berusia 55 tahun mengambil alih posisi kepelatihan dari Guus Hiddink pada 2015. Namun, ia gagal membawa negaranya berlaga di Euro 2016 di Perancis.

Dalam pernyataan resminya, Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB) mengatakan hasil yang diraih oleh timnas di bawah Blind akhir-akhir ini "menyulitkan mereka untuk lolos kualifikasi Piala Dunia di Rusia."

Pelatih timnas U-21 Fred Grim akan mengambil alih sebagai pelatih sementara ketika Belanda menghadapi Italia pada Selasa, 28 Maret.

Samen gewerkt op het allerhoogste niveau, een droom voor ons beide als vader en zoon. Het was niet makkelijk en het heeft niet altijd mee gezeten maar ik ben trots op hoe je je altijd verantwoordelijk heb gehouden en nooit heb opgegeven! - Working together as father and son at top level was a dream that came true. You never walked away from your responsibilities and you never gave up. I'm proud of you. A post shared by Daley Blind (@blinddaley) on Mar 26, 2017 at 2:09pm PDT

Sementara itu, putra Blind, bek Manchester United dan timnas Belanda Daley Blind mengunggah foto disertai pesan untuk ayahnya. "Bekerja bersama sebagai ayah dan anak di level teratas merupakan mimpi yang menjadi nyata. Kau tak pernah lari dari tanggung jawab dan tak pernah menyerah. Saya sangat bangga padamu." - Rappler.com