Ayo, bantu korban kebakaran Kampung Adat Tarung di Sumba Barat

JAKARTA, Indonesia — Kobaran api membakar Kampung Adat Tarung yang terletak di Sobawawi, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu pekan lalu, 7 Oktober.

Kebakaran ini menyebabkan setidaknya 60 keluarga, termasuk sekitar 93 anak-anak, kehilangan tempat tinggal. Seluruh rumah rata dengan tanah. Tidak ada yang tersisa. Lebih dari itu, mereka kehilangan kehidupan dan sejarah turun temurun.

Bulan lalu, kampung ini baru saja mendapat Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayan. Rencananya, pada 22 Oktober mendatang, Kampung Tarung akan memulai upacara adat ritual Wulla Podu (Tobba Wanno) dan akan selesai berakhir pada 22 November 2017. 

Wulla Podu adalah bulan suci bagi penganut Marapu di Sumba Barat. Namun rencana tinggal rencana.

Kampung Tarung adalah satu dari puluhan kampung yang menjadi dampingan Yayasan Sayangi Tunas Cilik (YSTC), mitra Save the Children di Sumba Barat. YSTC telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memberikan bantuan kepada para korban.

Kebakaran ini menyebabkan setidaknya 60 keluarga kehilangan tempat tinggal. Foto dari kitabisa.com

Kebakaran ini menyebabkan setidaknya 60 keluarga kehilangan tempat tinggal. Foto dari kitabisa.

com

Sejauh ini, YSTC telah memberikan bantuan pertama berupa P3K, 60 selimut, 50 tikar, 20 kotak mie instan, dan 300 kg beras. YSTC juga akan mendirikan empat shelter sementara, menyediakan makanan dan minuman bagi para korban, serta menyediakan kebutuhan-kebutuhan lainnya.

Keluarga dan puluhan anak kampung Adat Tarung kini tengah dirundung kesedihan. Saatnya kita wujudkan bantuan terbaik.

Kebakaran selalu meninggalkan duka. Tidak hanya luka fisik dan hilangnya materi tapi juga trauma. Di saat itulah kita perlu mengulurkan tangan mengurangi beban para korban, terutama anak-anak. 

Jika Anda ingin membantu para korban kebakaran, Anda dapat memberikan donasi melalui situs urun daya kitabisa.com. Dana nanti akan disalurkan oleh YSTC. Anda juga dapat menekan tombol “Donasi” di bawah laman ini untuk memberikan sumbangan.

—Rappler.com