Resmi jadi Gubernur DKI, Djarot langsung tancap gas

JAKARTA, Indonesia — Djarot Saiful Hidayat akhirnya resmi menjadi Gubernur DKI Jakarta setelah dilantik oleh Presiden Joko “Jokowi” Widodo di Istana Negara, Kamis 15 Juni 2017. 

Djarot hanya memiliki waktu sekitar empat bulan sebelum masa jabatannya habis pada Oktober nanti. Karena itu Djarot mengatakan dirinya akan langsung tancap gas.

"Intinya, semua pekerjaan harus dikebut karena waktu yang tersisa hanya sekitar empat bulan lagi. Program-program yang sudah dirancang sebelumnya harus diselesaikan pada tahun ini," kata Djarot setelah pelantikan.

Beberapa program yang akan dikebut antara lain Jak Grosir di Kramatjati dan Jak Mart, minimarket yang dikelola oleh pemerintah Provinsi Jakarta untuk menjaga kestabilan harga. 

Selain itu Djarot juga akan melanjutkan program cashless untuk semua pelayanan Pemprov DKI Jakarta. Nantinya, pelayanan Pemprov DKI harus dilakukan secara nontunai.

Pekerjaan lain yang juga menjadi prioritasnya dalam empat bulan ini adalah Penyelesaian APBD 2017. "Penyelesaian APBDP 2017 menjadi tanggung jawab kami, sambil meletakkan dasar untuk RAPBD 2018 yang akan dilaksanakan oleh pemerintah berikutnya," kata Djarot.

Mengunjungi Ahok

Djarot juga mengatakan dirinya akan segera menemui Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama yang kini mendekam di tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. 

“Karena biar bagaimanapun juga, yang terjadi pada hari ini tidak lepas dari kenegarawanan Pak Ahok," kata Djarot. Djarot juga ingin berdiskusi dengan Ahok, terutama tentang percepatan penuntasan pembangunan Jakarta pada 2017. 

Seperti diketahui, Ahok adalah mantan Gubernur DKI Jakarta yang divonis bersalah dalam kasus penodaan agama. Ahok dihukum 2 tahun penjara. Posisi Ahok itulah yang kini diisi Djarot, —Rappler.com