FPI rayakan milad ke-19 tanpa kehadiran Rizieq Shihab

JAKARTA, Indonesia - Ormas Front Pembela Islam (FPI) merayakan hari jadinya yang ke-19 pada Sabtu, 19 Agustus. Organisasi itu dibentuk tahun 1998 lalu tak lama usai reformasi meletus.

Semua peringatan milad ke-19 dipusatkan di Lapangan Kamal Muara Jakarta. Mereka mengklaim akan ada sekitar 10 ribu massa yang ikut bergabung.

Sayangnya, sang pendiri FPI, Rizieq Shihab tidak dapat hadir di acara milad ke-19, karena masih berada di Arab Saudi. Kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Pawiro, mengatakan kliennya baru kembali ke Indonesia pada bulan depan. Satu pernyataan yang ia sampaikan sejak Rizieq meninggalkan Tanah Air.

“Nanti setelah ibadah. Sekarang, dia sedang persiapan ibadah haji. Mungkin, setelah ibadah haji, mungkin akhir September atau pertengahan Oktober,” kata Sugito seperti dikutip media.

Kendati begitu, menurut Sugito, Rizieq tetap akan memberikan ceramah atau sambutan pada perayaan ulang tahun FPI. Rencananya, Rizieq akan menggunakan media sosial untuk menyampaikan pesannya.

“Mungkin, dia akan pakai Skype atau apa. Kalau dia datang, Alhamdulilah, tapi kalau pun tidak datang tidak bisa dipaksakan,” katanya.

Turut dihadiri Anies Baswedan

Kendati Rizieq absen, namun Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan terlihat hadir di acara milad ke-19 FPI. Tidak diketahui jam berapa Anies tiba di lapangan Kamal Muara, sebab media yang meliput ke sana aksesnya dibatasi.

Anies terdengar memberikan sambutan di dalam stadion melalui pengeras suara. Ia sempat menyinggung isu kebhinnekaan di Tanah Air.

“Bangsa ini adalah bangsa yang bhinneka, tidak banyak bangsa di dunia yang memiliki kebhinnekaan seperti kita. 719 bahasa, 416 suku bangsa dan diikat di dalam satu semangat negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dan yang hadir di sini memiliki komitmen untuk menjaga NKRI,” kata Anies seperti dikutip media.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan FPI dan meminta agar tetap menjaga amanah di pundak masing-masing.

“Saya ucapkan terima kasih, atas kepemimpinan selama ini. Mari kita jaga sama-sama amanah yang dititipkan di pundak kita. Insya Allah amanat ini akan jadi penulis sejarah gemilang umat Islam di Indonesia,” katanya lagi.

Peringatan milad itu mendapat penjagaan ketat dari kepolisian. Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono mengatakan akan ada jumlah personel polisi yang berimbang yang dikerahkan ke lokasi. - Rappler.com