Olivia Jensen jualan scarf batik demi menggalang dana

JAKARTA, Indonesia - Di tengah kesibukanya sebagai aktris dan figur publik, Olivia Jensen ternyata menyempatkan diri untuk terlibat di kegiatan penggalangan dana untuk amal.

Kini, perempuan berusia 23 tahun ini bergabung bersama Batik Charity Exhibition yang digagas oleh komunitas Let's Share yang digagas Dita Soedarjo, Kerenina Sunny Halim dan dr. Rininta Christabella.

Saat ditemui di acara Batik Charity Exhibition di W&S Restaurant, Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Kamis, 1 Desember, Oliv bercerita soal kesibukan barunya tersebut.

"Hari ini aku lagi dalam kegiatan charity project batik. Project ini fokusnya kami menjual batik, khususnya scarf, tujuannya menggalang dana untuk anak-anak Indonesia yang nggak mampu sekolah, terutama untuk membeli alat-alat perlengkapan sekolah dan membayar sekolah mereka. Harga scarf batik ini relatif murah, Rp 250 ribu. Kalau beli dua, udah bisa menyekolahkan seorang anak dalam waktu sebulan," kata Oliv.

Tak hanya Oliv, beberapa selebriti yang juga terlibat di acara ini antara lain adalah Chelsea Islan, Luna Maya hingga Presiden Ri ketiga, Habibie.Tak hanya menjual scarf batik, acara juga dilengkapi dengan photo exhibition yang akan berlangsung satu bulan penuh, 1-31 Desember.

"Waktu diajak, saya mau banget karena saya cinta, suka banget batik. Jadi, satu paket saja buat saya, karena saya suka batik dan bisa berbagi balik bagi orang-orang yang membutuhkan. So, ini opportunity yang bagus sekali untuk menutup akhir tahun dengan hal yang baik," ujar Oliv lagi.

Oliv melihat bahwa masih banyak ank Indonesia yang belum bisa mengakses pendidikan dengan layak. "Menurut saya, kalau mau membantu orang, itu salah satunya dari edukasi mereka supaya mereka bisa lebih pintar dan me-manage hidup dengan lebih baik."

Bagi Oliv, bisa terlibat di proyek amal menjadi kebahagiaan tersendiri bagi dirinya. Istri Arif Purnama ini pun berusaha terlibat di banyak acara charity sebisa mungkin.

"Terkadang kita pikir-pikir, bukan cuma kerja saja dan mendapatkan segala sesuatu buat diri sendiri, tapi ada saatnya kita harus berikan balik dari apa yang sudah kita dapat, melalui charity misalnya. Selama ini mungkin saya sudah banyak diberkati, maka saya bersyukur dengan memberikan sesuatu, berbagi untuk orang lain."-Rappler.com.