PDI Perjuangan umumkan 4 calon gubernur dan wakil untuk Pilkada 2018

JAKARTA, Indonesia – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) telah menunjuk Arsyad Juliandi Rachman, Asrun, Marianus Sae, dan Murad Ismail sebagai calon gubernur untuk masing-masing Provinsi Riau, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku dalam pemilihan kepada daerah 2018.

Mereka akan didampingi masing-masing oleh Suyatno, Huaya, Emilia J. Numleni, dan Barnabas Orno.

Keputusan tersebut diumumkan sendiri oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Jakarta pada Minggu, 17 Desember 2017.

"Mudah-mudahan apa yang telah kami pilih memang dapat memberikan berkah, rahmat dengan seizin Allah SWT bisa menaikkan harkat kemajuan di daerah-daerah tersebut," kata Megawati ketika mengumumkan calon gubernur dan wakil gubernur untuk keempat provinsi tersebut.

Pilkada serentak 2018 akan diadakan apda 27 Juni.

Arsyad Juliandi Rachman merupakan gubernur petahana Provinsi Riau, sementara wakilnya, Suyatno, adalah Bupati Rokan Hilir yang juga kader PDI Perjuangan.

Sementara itu, Nasrun saat ini menjabat sebagai Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dan Hugua adalah Bupati Wakatobi saat ini.

Marianus Sae saat mennjadi Bupati Ngada di Nusa Tenggara Timur (NTT), sementara wakilnya Emilia J. Numleni merupakan salah satu pimpinan cabang PDI Perjuangan dan mantan anggota DPR Provinsi NTT periode 2009-2014.

Sementara untuk Provinsi Maluku,  Murad Ismail merupakan Komandan Brimob Polri yang akan segera pensiun, dan wakilnya Barnabas Orno merupakan Bupati Maluku Barat Daya saat ini.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan Megawati penentuan keempat calon gubernur dan wakil gubernur itu dilakukan setelah mendapat masukan dari tokoh masyarakat setempat, survei politik, dan mendapat komitmen dari para calon untuk mempromosikan nilai-nilai Pancasila. – Rappler.com