Pesan Mang Ihin kepada Jokowi: Selamatkan NKRI dan Pancasila

BANDUNG, Indonesia - Jelang Idul Fitri, Presiden Joko “Jokowi” Widodo menyempatkan diri menjenguk Solihin Gautama Purwanegara, mantan Gubernur Jawa Barat yang tengah dalam masa pemulihan pasca terserang stroke ringan. Jokowi menjenguk tokoh Jawa Barat yang dikenal dengan sapaan Mang Ihin ini di kediamannya sekitar pukul 12.30 WIB pada Sabtu 24 Juni.

Dengan mengenakan kemeja batik coklat dan peci, Jokowi datang bersama rombongan dan dikawal ketat Paspampres. Presiden ketujuh itu datang didampingi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Iriawan.

Jokowi menjenguk selama sekitar satu jam. Selama bertemu dengan Gubernur Jawa Barat ke 10 itu, Jokowi mendapat pesan untuk memperjuangkan NKRI dan menyelamatkan Pancasila.

“Tadi waktu Pak Jokowi bicara empat mata sama bapak, kami tidak ada di dalam, jadi hanya ada ibu saya, Pak Jokowi dan ayah saya. Tapi sebelumnya, ayah saya yang banyak berbicara pada Pak Jokowi. Beliau memberikan pesan, khususnya NKRI ini harus diperjuangkan, Pancasila harus diselamatkan,” ujar Yani Haryani Solihin, salah satu putri Solihin GP, kepada media.

Meski tidak terlalu sering berkomunikasi dengan Jokowi, namun menurut Yani, ayahnya sangat menghargai dan menghormati perjuangan mantan Gubernur DKI Jakarta itu untuk negara.

Sementara mengenai kondisi ayahnya, Yani mengungkapkan saat ini kondisinya sudah mulai membaik walau masih harus menjalani fisioterapi. Komunikasi pun bisa dilakukan dengan baik.

“Alhamdulillah walaupun pelan-pelan (bicaranya), tapi sudah bisa menjawab dengan baik, berkomunikasi dengan baik,” kata dia.

Selain, Jokowi dan beberapa pejabat, juga terlihat Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Usai menjenguk, Susi mengungkap bagaimana peran Mang Ihin saat dia dipilih menjadi salah satu menteri Jokowi.

“Dulu yang antar saya jadi menteri, Pak Solihin. (Beliau) berpesan tidak boleh gagal, harus pakai kebaya, terus rambutnya tidak boleh merah,” ujar Susi.

Seperti kepada Jokowi, Susi juga mendapat pesan dari mantan Pangdam Hasanuddin ini.

“Pesannya tentang jaga NKRI, harus cinta dengan rakyat, harus sayang dengan rakyat, simpati dengan rakyat,” kata dia.

Selain Jokowi, Wakil Presiden Jusuf “JK” Kalla juga sempat menengok Solihin GP saat masih dirawat di RS Advent Bandung, Sabtu 10 Juni. Solihin yang akan berumur 91 tahun pada 21 Juli ini sempat dirawat di rumah sakit selama beberapa hari karena serangan stroke ringan. - Rappler.com