Amankan Pilkada, Polda Metro kerahkan 16 ribu personel

Pasukan Brimob Bawah Kendali Operasi (BKO) Mabes Polri dan Brimob Polda Aceh mengikuti apel Operasi Praja Rencong 2017 pengamanan pilkada di Lhokseumawe, Aceh, Kamis (26/1). Foto oleh Rahmad/ANTARA

Pasukan Brimob Bawah Kendali Operasi (BKO) Mabes Polri dan Brimob Polda Aceh mengikuti apel Operasi Praja Rencong 2017 pengamanan pilkada di Lhokseumawe, Aceh, Kamis (26/1).

Foto oleh Rahmad/ANTARA

JAKARTA, Indonesia —  Polda Metro Jaya akan mengerahkan tak kurang dari 16 ribu personel untuk mengamankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, Banten dan Bekasi yang digelar serentak pada 15 Februari 2017.

"Sebanyak 16.222 dari Kepolisian nanti dibantu Linmas dan TNI," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Rabu 8 Februari 2017.

Argo mengatakan pengamanan antara lain akan dilakukan di tempat-tempat pemungutan suara (TPS). Di DKI Jakarta, ada 13.023 TPS sementara di Kabupaten Bekasi ada 3.958 TPS.

Selain itu juga ada 3.311 TPS di Kota Tangerang dan 3.032 TPS di Kota Tangerang Selatan yang harus diamakan oleh aparat Kepolisian.

Pihaknya, Argo melanjutkan, akan melakukan pengawalan mulai dari penyaluran surat suara, pencoblosan, hingga penghitungan akhir surat suara. Pengiriman surat suara dari TPS ke PPK juga akan dikawal.

Selain mengawal TPS, sejumlah personel juga akan disebar untuk melakukan patroli untuk menjamin keamanan selama Pilkada berlangsung. —dengan laporan ANTARA/Rappler.com