Prabowo bahas soal pilpres 2019 di kampanye Anies-Sandi

JAKARTA, Indonesia — Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyinggung soal kemungkinan dirinya ikut kembali dalam ajang pemilihan umum presiden (Pilpres) pada 2019 mendatang.

Hal ini ia sampaikan saat berpidato di kampanye akbar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur  DKI Jakarta nomor 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Minggu, 5 Februari.

“Kalau kalian ingin saya jadi presiden 2019, Anies-Sandi [harus jadi] gubernur DKI dan wakil gubernur DKI,” kata Prabowo. Kata-katanya mendapat sambutan meriah dari pendukung paslon nomor 3. 

Setelahnya, ia mengingatkan supaya warga bekerja keras untuk memenangkan Anies dan Sandi pada Pilkada DKI Jakarta, 15 Februari ini. Tak lupa, ia meminta turut berusaha ekstra keras pada pemilu presiden 2019 mendatang. 

“Politik ini tugas kita,” kata mantan komandan Kopassus ini, yang disambut tepuk tangan.

Hari itu, Lapangan Banteng memang dipadati oleh orang-orang berkaos putih dengan wajah Anies-Sandi, dan membawa bendera Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Keduanya memang merupakan partai pengusung Anies-Sandi.

Kehadiran Prabowo memang menjadi daya tarik tersendiri dari kampanye ini. Meski seharusnya berfokus pada Anies-Sandi, tampak beberapa orang yang membawa papan bertuliskan "Prabowo presiden" atau sejenisnya. 

Saat ia selesai berbicara pun, pendukung Anies-Sandi masih meneriakkan namanya. Bahkan banyak yang ingin bersalaman dengannya saat ia dengan Ketua Umum PKS Sohibul Iman berkeliling Lapangan Banteng dengan mobil Lexus berwarna putih.

Sebelumnya, Prabowo kalah dalam Pilpres 2014 saat beradu melawan Joko "Jokowi" Widodo. —Rappler.com