Sketsatorial: Peran penting ASI bagi bayi dan ibu

JAKARTA, Indonesia — Setiap 1 sampai 7 Agustus merupakan Pekan ASI Sedunia. 

Bukan hanya sebagai sumber makanan untuk bayi, air susu ibu (ASI) memiliki berbagai macam manfaat yang menakjubkan, salah satunya pada perkembangan otak anak. 

Apa saja peran penting ASI untuk bayi dan juga ibu? Simak uraiannya di Rappler Indonesia.

1. ASI, makanan dengan paket lengkap bagi bayi

ASI adalah makanan yang paling sempurna untuk bayi yang baru lahir, karena sangat mudah dicerna oleh bayi yang sistem pencernaannya masih sensitif. ASI memiliki kandungan zat gizi yang sangat kaya dan tepat untuk kebutuhan bayi.

ASI juga dianggap sebagai pelindung bagi bayi agar tidak terkena berbagai penyakit infeksi yang rentan dialami oleh bayi. ASI menurunkan risiko bayi terkena penyakit infeksi akibat bakteri, parasit, jamur, dan virus.

ASI yang pertama kali keluar, disebut kolostrum, memiliki kandungan IgA yaitu zat kekebalan yang tidak ada di dalam susu formula.

2. ASI berpengaruh pada kemampuan kognitif anak

ASI eksklusif adalah pemberian ASI selama 6 bulan penuh tanpa memberikan makanan atau minuman apapun pada bayi selain ASI.

Lebih baiknya, pemberian ASI dilanjutkan hingga anak berusia 2 tahun dan diiringi dengan makanan pendamping ASI.

Anak yang diberikan ASI eksklusif memiliki tingkat IQ dan kemampuan kognitif yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang tidak diberikan ASI.

3. ASI mengandung DHA yang penting untuk perkembangan otak anak

ASI memiliki dampak yang sangat baik dalam kelangsungan hidup anak, terkait dengan status gizi, status kesehatan, serta perkembangan dan pertumbuhan anak.

ASI juga dapat menunjang perkembangan otak dan pertumbuhan bayi. Hasil analisis yang melibatkan berbagai penelitian, membuktikan bahwa ASI dapat meningkatkan fungsi kognitif anak. Hal ini salah satunya disebabkan karena ASI mengandung docosahexaenoic acid (DHA) dan arachidonic acid yaitu jenis asam lemak tidak jenuh ganda yang sangat baik untuk perkembangan otak anak.

Manfaatnya bagi ibu

Tidak hanya baik bagi bayi, ASI juga bermanfaat bagi ibu. Misalnya, lebih cepat pulih dari rasa lelah dan sakit pasca persalinan.

Ketika menyusui, di dalam tubuh ibu akan diproduksi hormon oksitosin yang selain membantu ejeksi air susu. Oksitosin juga membantu kontraksi rahim, sehingga mengurangi perdarahan pasca persalinan.

Selain itu, ASI juga praktis dan ekonomis. Dengan memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan dan diteruskan pemberian ASI hingga 2 tahun maka dapat membantu mengurangi biaya untuk membeli susu formula yang harganya mahal. —Rappler.com

BACA JUGA: