Menyulap Tempat Pembuangan Sampah jadi Kampung Berseri

SURABAYA, Jatim -  Tutus Setiawan mampu menyalakan terang kendati dunianya gelap-gulita. Sejak kelas 2 SD, warga Surabaya ini kehilangan penglihatan. Dukungan sang ibu membuatnya tetap bersemangat menjalani hidup.  

Tutus kemudian masuk ke Sekolah Luar Biasa (SLB), dan menyadari bahwa ia tidak sendiri. Banyak teman sepenanggungan yang memiliki nasib kurang menyenangkan. Ia mendapat semangat dari teman-teman di sekelilingnya yang pantang menyerah dalam kekurangan mereka.

Tutus, yang kini menyandang gelas S2 dari Universitas Surabaya itu  giat menghidupkan Kampung Berseri Astra (KBA) di Keputih, Sukolilo, Surabaya. Berseri kependekan dari bersih, sehat, cerdas dan produktif. 

Tutus membantu menjadikan kampung ini ramah difabel dengan adanya produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kreasi para penyandang disabilitas dan komputer bicara di Rumah Pintar.  Komputer bicara ini kreasi oleh salah satu penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2015 

Tutus aktif  menyuarakan dan mendukung gerakan-gerakan yang bertujuan mengubah stigma negatif di masyarakat terhadap penyandang disabilitas. Tujuannya hanya satu, yakni ia ingin masyarakat tidak mendiskriminasi dan mengucilkan penyandang disabilitas.

Tutus kini juga aktif memberikan pelatihan bisnis online bagi tunanetra. “Saya tengah survei untuk mengetahui data permasalahan pendidikan inklusif di 14 sekolah inklusi di Surabaya, dan sedang menyusun draf peraturan walikota tentang pendidikan inklusif di Surabaya yang akan diusulkan kepada pemerintah Kota Surabaya,” ujar dia.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menganggap KBA Keputih sebagai contoh bagi pengembangan kampung lainnya di Indonesia.  “Tidak hanya warganya yang berseri, tetapi juga anak-anaknya, warganya lingkungan dan ekonomi masyarakatnya ikut berseri,” kata Khofifah  seusai Tour de Kampung di KBA Keputih, Minggu, 23 Juli 2017.

Kegiatan ini merupakan acara puncak peringatan HUT ke-60 Astra di Surabaya yang sekaligus bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional.

Khofifah juga meresmikan KBA Keputih sebagai desa yang akan menuju Desa Sejahtera Mandiri (DSM) setelah KBA Keputih dibina oleh Astra sejak 2013.  

“Setelah bertatap muka, saya melihat warga di sini sangat berseri, begitu juga kampungnya secara keseluruhan, padahal saya mengetahui bahwa lokasi ini dulunya adalah tempat pembuangan sampah,” kata Khofifah.

Kepala Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk, Pongki Pamungkas menambahkan: “Astra tidak pernah berhenti dalam menebarkan inspirasi selama 60 tahun. Kami berharap apa yang Astra bina di KBA Keputih ini dapat menginspirasi dan berkolaborasi dalam membangun bangsa.”

Lomba KBA Nasional

Pada kesempatan yang sama, Menteri Sosial Khofifah juga meluncurkan Lomba KBA Nasional dalam rangkaian Festival Kampung Berseri Astra.

Astra menjalankan program Kampung Berseri Astra (KBA) di seluruh Indonesia dengan target seluruh 34 provinsi di Indonesia memiliki paling tidak satu KBA. Saat ini, terdapat 63 KBA di 26 provinsi di seluruh Indonesia.

Untuk mengapresiasi warga KBA yang telah menjadikan kampungnya berseri, hari ini Astra meluncurkan Lomba KBA Nasional dengan total hadiah Rp 75 juta dalam bentuk pengembangan program tematik di KBA yang bersangkutan.

Dengan adanya apresiasi ini, KBA yang sudah rutin menjalankan programnya setiap tahun diharapkan semakin terdorong dan semangat mempercantik serta membawa kampungnya menuju kemandirian.

Pada kesempatan kali ini, Astra bersama Kementerian Sosial juga menandatangani nota kesepakatan terkait komitmen Astra untuk menyelenggarakan kesejahteraan sosial dalam rangka pemenuhan tanggung jawab badan usaha bersama program-program dari Kementerian Sosial.

Kampung Mandiri

KBA yang terletak dekat dengan tempat pembuangan sampah (TPS) ini ternyata justru menjadi salah satu kampung yang mendapat gelar Merdeka Dari Sampah (MDS) dari pemerintah Kota Surabaya. Kesadaran dan kemandirian warga KBA ini lah yang membuat lingkungannya tetap bersih walaupun berada dekat TPS.

KBA Keputih semakin mandiri dengan adanya kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang disebut sebagai Kelompok Usaha Bersama (KUBE), antara lain UMKM jamur, kerupuk, sari kedelai, tempe, sirup markisa, dan jahe merah.

Dalam Tour de Kampung hari ini, selain mengunjungi rumah jamur dan tanaman toga, Kementerian Sosial dan warga sekitar juga diajak menyaksikan penyerahan donasi kacamata untuk warga KBA dan para difabel, peresmian mandi, cuci, kakus (MCK) komunal, dan pemeriksaan mata serta pengobatan gratis.

Inspirasi Halte Bersih

Seusai mengadakan Festival Kampung Berseri Astra, para karyawan Astra di Surabaya melakukan social action membersihkan halte dalam rangka Inspirasi Halte Bersih. Sepanjang HUT ke-60 tahun ini, Astra akan merevitalisasi 600 halte di 60 kota.

Aksi sosial ini dilakukan di Halte Dharmawangsa, Halte Menur, Halte Prapen SMA, dan Halte Prapen SDN.

Inspirasi Halte Bersih ini resmi menutup rangkaian Inspirasi 60 Tahun Astra di Surabaya. Inspirasi selanjutnya akan dibagikan di Medan (22-24 September 2017) dan Makassar (17-19 November 2017).

Selanjutnya, Astra memeriahkan 60 tahun perjalanannya di 5 kota besar di Indonesia, yakni Yogyakarta (28-30 April 2017), Balikpapan (19-21 Mei 2017), Surabaya (21-23 Juli 2017), Medan (22-24 September 2017), serta Makassar (17-19 November 2017). —Rappler.com