Berita hari ini: Senin, 1 Agustus 2016

Indonesia wRap: Dari Mike Mohede meninggal dunia hingga Lion Air ‘delay’ lagi

Pemenang Indonesian Idol musim kedua, Mike Mohede, meninggal dunia. Penyanyi bersuara lembut nan merdu itu meninggal akibat serangan jantung. Ia berusia 32 tahun.

Dalam Indonesia wRap lainnya, maskapai Lion Air kembali dibelit keterlambatan penerbangan. Ada 5 penerbangan Lion Air yang tertunda pada Minggu, 31 Juli, hingga Senin, 1 Agustus. Ratusan penumpang memblokir eskalator penghubung terminal 1A menuju gate boarding room.

Penyebab utama delay? Karena ada masalah operasional dan teknis pesawat. “Kami harus mengganti kru disebabkan dampak delay sebelumnya,” kata Direktur Umum Lion Air Edward Sirait.

Selain itu, Pribadi Bilingual Boarding School di Bandung membantah berhubungan dengan FETO. Kedubes Turki di Jakarta tuduh 9 sekolah di Indonesia terkait Fetullah Terrorist Organization (FETO). Fetullah Gullen dianggap bertanggungjawab dalam percobaan kudeta militer Turki bulan lalu.

"Kami tidak pernah mengajarkan terorisme, radikalisme. Kami tidak membedakan pendidikan atas dasar perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan,” kata Ketua Yayasan Pribadi Bandung, Husein Adiwisastra.

 

3 isu yang dibahas Jokowi saat bertemu PM Malaysia Najib

Presiden RI Joko “Jokowi” Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak membahas 3 isu strategis antara dua negara dalam kunjungan Najib ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

Isu pertama mengenai penetapan batas wilayah dan kedua negara sepakat untuk lebih mengintensifkan negosiasi-negoisasi dan pertemuan-pertemuan.

"Yang kedua, kerja sama keamanan di perairan Sulu dan sekitarnya. Indonesia menyampaikan concern terhadap kasus penculikan dan penyanderaan di wilayah tersebut," kata Jokowi.

Hal ketiga yang dibahas dalam pertemuan tersebut yakni berkaitan dengan kerja sama perlindungan warga negara Indonesia (WNI)

"Kita menekankan pentingnya kerja sama untuk melindung tenaga kerja Indonesia yang berada di Malaysia," katanya. Selengkapnya di Rappler.com.

Sekretaris MA Nurhadi resmi mundur hari ini

Sekretaris MA Nurhadi. Foto oleh Antara

Sekretaris MA Nurhadi.

Foto oleh Antara

Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi mulai mundur dari jabatannya per hari ini. Setelah SK pemberhentian Nurhadi turun dari presiden, MA akan segera mengumumkan perekrutan pengganti Nurhadi. 

Nurhadi adalah PNS di MA sejak awal 1980-an. Ia menjabat sebagai Sekretaris MA sejak Desember 2011. 

Selama menjabat sebagai Sekretaris MA, banyak sorotan publik terhadap Nurhadi. Mulai dari misteri meja seharga Rp 1 miliar, belum melaporkan LHKPN, menggelar pernikahan mewah anaknya, dan kekayaan yang melebihi dari Rp 33 miliar. 

Selama 6 bulan terakhir, Nurhadi menjadi sorotan KPK dalam kasus-kasus penangkapan para pejabat pengadilan. Dari penangkapan itu, KPK juga memeriksa Nurhadi dan menggeledah rumah pribadi dan ruang kerjanya.

KPK menemukan miliaran rupiah uang di toilet rumah pribadinya dan kemudian memulai penyelidikan kepada Nurhadi sejak Juli 2016. Selengkapnya di Detik.com.

Purwakarta terbitkan surat edaran pelajar naik motor disanksi tidak naik kelas

Dua pelajar SD mengendarai sepeda motor ke sekolahnya di SD Negeri 1 Bendoroto, Munjungan, Trenggalek, Jawa Timur, pada 23 Juli 2016. Foto oleh Destyan Sujarwoko/Antara

Dua pelajar SD mengendarai sepeda motor ke sekolahnya di SD Negeri 1 Bendoroto, Munjungan, Trenggalek, Jawa Timur, pada 23 Juli 2016.

Foto oleh Destyan Sujarwoko/Antara

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menyatakan jika pelajar di bawah umur yang berangkat ke sekolah menggunakan sepeda motor tanpa alasan jelas akan diberi sanksi tidak naik kelas.

"Kami sudah mengeluarkan surat edaran mengenai hal tersebut," kata Dedi, Senin. 

Hal itu juga bagian dari kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Fitra Gema Ramadhan, pelajar salah satu SMKN Purwakarta di ruas jalan Purwakarta-Bandung, Sukatani Purwakarta. 

Dalam kecelakaan yang terjadi pada Jumat, 29 Juli, seorang pelajar kelas 1 SD berinisial VA meninggal setelah tertabrak sepeda motor Yamaha R15 yang dikendarai oleh Fitra.

"Kalau pelajar itu menggunakan motor atas keinginan personal, sekadar gengsi, itu tidak berhak dan harus disanksi tidak naik kelas," kata Dedi. Selengkapnya di Antara.

Budi Gunawan terpilih jadi Kepala BIN?

JADI KEPALA BIN? Mabes Polri mengaku belum mengetahui mengenai pemberitaan Budi Gunawan yang diisukan akan diangkat menjadi Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN). Foto oleh M. Agung Rajasa/ANTARA

JADI KEPALA BIN? Mabes Polri mengaku belum mengetahui mengenai pemberitaan Budi Gunawan yang diisukan akan diangkat menjadi Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN). Foto oleh M.

Agung Rajasa/ANTARA

Wakil Kepala Kepolisian RI, Komisaris Jenderal Budi Gunawan dikabarkan akan menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Sutiyoso. Sedangkan, posisi Kapolri akan digantikan Komisaris Jenderal Sjaffrudin.

Apakah pemberitaan tersebut benar? Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Komisaris Besar Martuani Sitompul enggan berkomentar banyak. Dia mengaku belum mendapatkan informasi tersebut.

“Masih kami cari infonya. Sementara ini belum (ada),” ujar Martuani saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, Ketua DPR Ade Komarudin mengatakan bisa saja Budi Gunawan menjadi Kepala BIN.

“Soalnya cocok. Sebelumnya sudah pernah menjadi mantan Wakapolri lalu jadi Kepala BIN. Tapi itu kan hak prerogatif presiden, bukan urusan kita,” ujar Ade.

Nama Budi mulai santer diberitakan menjadi Kepala BIN setelah tidak masuk ke dalam rekomendasi nama yang diajukan sebagai Kapolri. Selengkapnya baca di Tempo.

 5 penerbangan Lion Air alami delay, penumpang blokir eskalator bandara

DELAY PANJANG. Lima penerbangan maskapai Lion Air mengalami penundaan penerbangan yang panjang sehingga menyebabkan penumpang memblokir eskalator penghubung di terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta. Foto oleh ANTARA

DELAY PANJANG. Lima penerbangan maskapai Lion Air mengalami penundaan penerbangan yang panjang sehingga menyebabkan penumpang memblokir eskalator penghubung di terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta.

Foto oleh ANTARA

Maskapai Lion Air kembali dibelit keterlambatan penerbangan. Pada Minggu, 31 Juli hingga Senin pagi, tercatat ada 5 penerbangan Lion Air yang tertunda.

Alhasil, ratusan penumpang maskapai Lion Air meluapkan kekesalan mereka karena gagal terbang. Mereka memblokir eskalator penghubung terminal 1A menuju ke gate boarding room.

“Ini semua penumpang yang sudah dari semalam menunggu, tapi ternyata enggak ada kabar juga. Jadi, pada emosi,” ujar salah satu penumpang Lion Air, Winry.

Lalu, apa penyebab delay kali ini? Menurut Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait penyebab utama delay penerbangan karena ada masalah operasional.

“Kami harus mengganti crew disebabkan dampak delay pada siang hari. Delay pada siang hari disebabkan oleh masalah operasional dan terdapat beberapa pesawat yang mengalami masalah teknis, akibatnya kami juga harus melakukan pergantian crew,” ujar Edward menjelaskan alasan keterlambatan penerbangan.

Lima penerbangan yang mengalami delay panjang yaitu:

JT 650, Cengkareng - Lombok
JT 630, Cengkareng - Bengkulu
JT 590, Cengkareng - Surabaya
JT 582, Cengkareng - Surabaya
JT 526, Cengkareng - Banjarmasin

Selengkapnya baca di Detik

- Rappler.com