Di balik musibah kabut asap tahunan

JAKARTA, Indonesia — Kabut asap dari kebakaran lahan di Indonesia sekian lama ini telah mempengaruhi banyak hal, mulai dari pembatalan penerbangan, penutupan sekolah, sampai kekhawatiran bahwa balap Formula One di Singapura akan terdampak juga. 

Ini bukan kejadian luar biasa, karena telah terjadi berkali-kali, pada musim kemarau setiap tahun. 

Kenapa terjadi, kapan mulainya?

Penyebab utamanya adalah pembakaran hutan dan lahan gambut secara ilegal di Pulau Sumatera dan Kalimantan, yang bertujuan untuk membuka lahan bagi perkebunan kelapa sawit dan pulp and paper. Kebakaran hutan ini terus meluas sejalan dengan perluasan perkebunan, terkait dengan permintaan minyak sawit yang meningkat. Minyak sawit ini bahan utama untuk membuat barang kebutuhan sehari-hari seperti sampo dan biskuit.  

Ini dimulai pada 1997, dan sampai saat ini masih memegang rekor sebagai kabut asap paling berat. Berikutnya diikuti dengan pembukaan lahan secara cepat, dan bertepatan dengan El Nino membuat kekeringan makin terasa di Indonesia. 

Siapa yang terpengaruh oleh kabut asap?

Kabut asap memiliki dampak buruk dalam kehidupan sehari-hari di Sumatera dan sebagian wilayah Kalimantan. Tahun ini kualitas udara mencapai tingkat yang membahayakan, puluhan ribu terkena penyakit pernafasan, banyak penerbangan dibatalkan dan sekolah ditutup. 

Dari Indonesia, kabut asap tertiup ke Singapura dan Malaysia. Sebagaimana diberitakan Selasa lalu, di Kuala Lumpur, sekolah juga ditutup, kabut gelap menutupi langit di pusat bisnis Singapura. 

Seberapa buruk sih tahun ini?

Lebih dari 2.000 titik api — baik yang sudah menjadi kebakaran atau masih titik panas yang akan berkembang menjadi api — dideteksi oleh satelit di Sumatera dan Kalimantan. Situasi ini diperburuk oleh El Nino yang membuat kekeringan makin terasa. 

Namun krisis ini membaik dalam dua hari terakhir. Kabut asap terparah adalah pada tahun 2013, ketika kualitas udara mencapai titik terburuk di Singapura dan Malaysia. 

Apakah Grand Prix di Singapura akan dibatalkan?

Sepertinya tidak. Penyelenggara Formula One mengakui bahwa kondisi ini bisa berubah buruk, namun sampai saat ini menegaskan bahwa acara tersebut akan tetap berlangsung.

Tetap saja, Lewis Hamilton mungkin akan berjuang menembus kabut asap di sirkuit dalam balapan tersebut, bersamaan dengan para penontonnya yang mengenakan masker. 

Apakah Indonesia akan menghentikannya?

Helikopter dan pesawat terbang telah melakukan water-bombing  untuk mematikan api. Ada juga pesawat udara yang melakukan upaya melakukan hujan buatan dengan cloud seeding.

Sekitar 3.000 tentara dan polisi telah dikirim ke Sumatera untuk membantu memadamkan api dan menangkap mereka yang bertanggung jawab. Ada 7 perusahaan yang telah dijadikan tersangka karena menyebabkan kebakaran hutan. Bagaimanapun, para ahli lingkungan mencatat bahwa belajar dari pengalaman masa lalu, penyelidikan ini kurang meyakinkan. 

Kenapa masih terjadi tahun-tahun belakangan ini?

Meskipun menyatakan bahwa membakar untuk membuka lahan bisa dihukum lama dengan denda tinggi di Indonesia, penegakan hukum lemah dan korupsi marak di Indonesia. 

Beberapa perusahaan besar memberlakukan kebijakan tidak membakar hutan, dalam arti mereka bersumpah tidak membuka lahan menggunakan api. Namun aktivis skeptis bahwa perusahaan-perusahaan tersebut akan berkomitmen terhadap janji mereka. Pemilik lahan kecil juga disalahkan karena membakar untuk membuka lahan. 

Negara tetangga Indonesia — khususnya Singapura — telah bertahun-tahun meminta upaya lebih serius untuk mencegah kebakaran hutan. Pemerintah Indonesia setuju untuk menginformasikan perusahaan-perusahaan yang dituding melakukan pembakaran, sesuatu yang bisa dipidana di sini. — Laporan dari AFP/ Rappler.com

BACA JUGA: