Bhayangkara Surabaya United ganti nama jadi Bhayangkara Football Club

JAKARTA, Indonesia — Kepolisian RI (Polri) mengganti nama klub sepak bola Bhayangkara Surabaya United (BSU) menjadi Bhayangkara Football Club (Bhayangkara FC), pada Kamis, 8 September.

Dengan pergantian nama tersebut, kini kepemilikan sepenuhnya klub sepak bola itu berada di tangan Polri.

"Homebase BFC senior tetap di Surabaya, karena itu [homebase] merupakan perintah Mabes Polri," kata manajer tim BFC Kombes Ibnu Isticha dalam peluncuran nama baru klub di Gedung Tribata, Markas Polda Jawa Timur, Surabaya, pada Kamis, 8 September.

Dalam peluncuran itu, tampak hadir puluhan pemain BFC seperti Indra Kafi dan Evan Dimas.

Meski homebase BFC senior tetap berada di Surabaya, namun homebase junior akan dipindahkan ke Semarang. 

Homebase BFC junior di Semarang karena ingin mengaktifkan kembali dunia persepakbolaan di Semarang yang tidak sesemarak di Surabaya," kata Ibnu yang juga menjabat sebagai Dirlantas Polda Jatim.

Bahkan, pihaknya berencana mengembangkan tim BFC hingga ke tingkat kabupaten/kota dan kecamatan yang khusus Jatim direncanakan ada 40 tim BFC di tingkat kabupaten/kota itu.

Ketika ditanya targetnya dalam kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016, ia mematok BFC bisa masuk "tiga besar". 

"Target awal kita masuk lima besar, tapi kita sekarang sudah bisa masuk tiga besar, kalau perlu kita bisa mengalahkan Arema," katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan menjajaki kerja sama dengan investor untuk mengembangkan bisnis kafe BFC, ticketing, dan sebagainya.

Sementara itu, menanggapi pergantian nama dari BSU menjadi BFC, pemain tim nasional Evan Dimas berharap nama baru akan bisa berprestasi. 

"Jangan ganti nama lalu merosot. Target kita maksimal," kata Evan.

Senada dengan pernyataan Evan, kapten tim BFC Indra Kafi mengharapkan pemain tetap kompak dengan nama baru BFC, bahkan antar pemain hendaknya seperti satu saudara. 

"Kalau kompak, kita bisa berprestasi," kata Indra. —Antara/Rappler.com