Persipura Jayapura vs Bali United: Misi Mutiara Hitam kembali ke papan atas

JAKARTA, Indonesia - Tak ada yang menyangkal Persipura Jayapura adalah tim papan atas. Tapi, melihat klasemen saat ini, Mutiara Hitam ada di papan bawah dengan hanya satu poin. Misi mengangkat posisi diusung oleh Boaz Salossa dan kawan-kawan menghadapi Bali United di Stadion Mandala Jayapura, Minggu 8 Mei pukul 16.00 WIB.

Jumlah Persipuramania yang mendukung langsung di Stadion Mandala kemungkinan berkurang. Itu karena hasil imbang 1-1 pada laga perdana saat menghadapi Persija Jakarta pekan lalu. Selama ini, suporter di Jayapura memang dikenal kurang militan. Terutama saat tim tampil negatif.

Karena itu, Jafri Sastra ingin menunjukkan kualitas Persipura yang sesungguhnya pada laga kedua kali ini. Tiga poin, memang bukan target yang terlalu muluk karena skuat Mutiara Hitam secara kualitas berada di atas Bali United.  

Berbagai evaluasi pun telah dilakukan Jafri agar bisa mencapai target kemenangan di laga melawan Bali United.

"Evaluasi menunjukkan kekurangan kami di beberapa sisi. Penyelesaian akhir belum oke, karena kinerja striker kami belum maksimal. Kami sudah menyiapkan skema dan mencoba lebih sabar di depan gawang," kata Jafri, Minggu. 

Sama-sama dari tanah Minang, Jafri sudah paham karakter dan gaya main Indra Sjafri, pelatih Bali United. Memberikan pressing ketat kepada I Gede Sukadan dan Fadil Sausu diyakini bisa memutus alur bola.

"Kami akan paksa mereka tak bermain pendek, kekuatan Bali United ada di sentuhan pendek cepat antar pemain. Itu akan kami hentikan," paparnya.

Tak hanya Fadil dan Gede Sukadana, Nyoman Sukarja serta Yabes Rony selama ini menjadi pilihan di posisi winger, untuk mendukung kerja target man Nemanja Vidakovic.

Evolusi permainan Indra Sjafri, terletak pada kemampuan winger yang tak lagi monoton memberikan umpan datar ke dalam kotak penalti, hadirnya Nemanja membuat mereka memiliki pilihan crossing.

Bali United lemah dalam penyelesaian akhir

DIJE GEN BANI !! PUPUTAN !! #BaliUnitedDay pic.twitter.com/W5doM49t8s — BaliUnitedFans (@BaliUnitedFans) May 8, 2016

Pelatih Indra Sjafri menegaskan, mereka tak gentar sedikit pun menghadapi Persipura. Dia mengakui, selama ini memang memiliki rekor buruk setiap bertemu Persipura: dua kali kalah dan menang. 

Tapi, itu menurut Indra hanya menjadi cerita lalu. Saat ini, Bali United telah berubah. Pemain semakin kompak dan semakin matang. "Ini tim yang kami persiapkan lama. Mereka sudah mulai memahami, menemukan chemistry. Permainan bagus, tapi kami memang ada kurang di finishing. Ini yang terus kami carikan solusi," tutur dia.

Pelatih berkumis tersebut, akan menurunkan pemain-pemain yang tak berbeda dengan laga sebelumnya. Dia akan menerapkan pressing ketat terhadap Boaz dan Boakay Eddy. 

"Kedua pemain ini memiliki peran lebih di tim. Tapi secara umum kami beri perhatian khusus untuk seluruh pemain Persipura," jelas Indra.

Melihat gaya main yang tak berbeda, Indra kemungkinan akan menafikan permainan bertahan. Meski tampil di kandang lawan, Bali United memang tetap bekerja keras untuk menguasai ball posession.

Dengan begitu, mereka leluasa mengembangkan permainan. Kelemahan saat sulit menembus daerah sepertiga pertahanan lawan akan diminimalisir dengan lebih banyak melepaskan crossing datar ataupun lambung ke dalam kotak penalti.

Perkiraan pemain

Persipura Jayapura: Yoo Jae Hoon (gk); Izaac Wanggai, Ricardo Salampessy, Y Tjoe, Rony Esar Beroperay, Yustinus Pae Ian Louis Kabes, Nelson Alom Boaz Salossa, Boakay Eddy, James Koko Lomell

Bali United FC: Rully Desrian, Bobby Satria, Fadil Sausu, Kiko Insa, Ricky Fajrin; Gede Sukadana, Hasyim Kipuw, Lucas Patinho, I Nyoman Sukarja, Nemanja Vidakovic,Yabes Roni.-Rappler.com

BACA JUGA: