Salah ‘grammar’, #JokowiDontBack jadi trending topic

 

JAKARTA, Indonesia — Kunjungan Presiden Joko “Jokowi” Widodo ke Amerika Serikat pekan ini menjadi sorotan tajam di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan yang telah memakan sejumlah korban jiwa di Indonesia.

Keputusan Jokowi dinilai sebagian kalangan pengguna media sosial tidak tepat, mengingat seharusnya Jokowi lebih mementingkan masalah di dalam negeri sebelum bertolak ke luar negeri.

Tagar #JokowiDontBack pun menjadi trending topic di Twitter, Minggu pagi, 25 Oktober. 

Namun dalam struktur gramatikal bahasa Inggris, kalimat “Jokowi don’t back” adalah salah. Seharusnya, yang digunakan adalah “Jokowi, Don’t Come Back”, yang diartikan sebagai “Jokowi, Jangan Kembali.”

Tak heran, karena tagar #JokowiDontBack adalah sebuah “pesanan”, seperti yang terungkap melalui tweet ini:

Lalu, seperti apa isi pesan-pesan di Twitter yang terkumpul dalam #JokowiDontBack? Mari kita simak:

Meski berkunjung ke AS, Jokowi sebelumnya telah menginstruksikan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Panjaitan, serta menteri-menteri terkait lainnya untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam penangan kabut asap.

"Meskipun saya meninggalkan tanah air untuk beberapa waktu, saya akan terus memantau detik demi detik, menit demi menit, terutama dalam pengendaliaan kebakaran hutan dan lahan serta penanganan korban kabut asap," kata Jokowi dalam siaran persnya, Minggu, 25 Oktober.—Rappler.com

BACA JUGA: