Pengacara pertanyakan rencana gugatan Nikita Mirzani

JAKARTA, Indonesia—Kuasa hukum tersangka kasus prostitusi artis F dan O mengaku bingung atas rencana gugatan NM yang merasa dicemarkan nama baiknya.

“Apa yang mau digugat? Apa yang dicemarkan nama baik NM? Kan F hanya menyampaikan realita,” kata pengacara Osner Johnson Sianipar selaku kuasa hukum F dan O yang ditemui di Bareskrim Mabes Polri pada Selasa, 5 Januari. 

Saat ini F dan O ditahan di Mabes Polri, dengan gugatan Pasal 2 Undang-undang No.21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang. Masa tahanan F dan O baru saja diperpanjang selama 40 hari. Atas tuntutan tersebut, Osner memastikan akan membela F dan O di persidangan.

“F dan O tidak memaksa, F dan O tidak menyediakan tempat, F dan O tidak menyiapkan sarana transportasi, mereka datang sendiri,” jelas Osner.

Sedangkan hubungan F dengan NM dilakukan melalui AS yang saat ini masih buron.

Kasus ini berawal dari O yang berkenalan dengan seseorang berinisial D di sebuah klub malam tempat O bekerja. D meminta kepada O untuk didatangkan pendamping artis wanita untuk tamunya.

“Karena O tidak memiliki kenalan artis, maka O berhubungan dengan F. F kemudian mencari AS dan NM. NM didatangkan oleh AS,” terang Osner.

Meskipun pada saat penggerebekan AS ada di lokasi kejadian, namun hingga saat ini AS belum berhasil diamankan.

“Sedang dilacak, masih di Jakarta,” ujar Osner terkait keberadaan AS.

Lebih lanjut Osner juga menjelaskan peranan dari masing-masing tersangka.

“D yang memesan hotelnya, hotelnya ditentukan oleh NM. Dua kamar dipesan, ada laki-laki dan ada NM dan PR di dalam situ. F dan O sedang di luar, di dalam ada NM dan PR, dan laki-laki pasangannya pada saat itu. F dan O boleh dikatakan sebagai perantara karena ada penawaran, berarti disambut penawaran tersebut dari seseorang kepada F dan O. Kedapatan NM ini mau,” tutur Osner panjang lebar. —Rappler.com

BACA JUGA: