Pesan hoax diduga picu pembakaran gereja di Bantul

Sebelum terjadi aksi pembakaran gereja oleh orang tak dikenal tersebut, komunitas gereja dan warga di sekitar hidup berdampingan dengan damai. Bahkan tak jauh dari gereja tersebut ada sebuah masjid milik warga setempat.

Ratno, warga Saman yang rumahnya bersebelahan dengan gereja mengaku tidak pernah keberatan dengan keberadaan gereja tersebut. Berdasarkan pengalamannya selama ini, keberadaan gereja tidak mengganggu lingkungan sekitar. 

"Nggak ada masalah, saya warga pendatang, waktu pindah ke sini, gereja ini sudah ada. Tidak pernah ada masalah, aman-aman saja," terangnya. 

Selain itu jemaat gereja pun tidak pernah bermasalah dengan warga sekitar. Mereka bergaul dengan baik dengan warga yang mayoritas muslim.

Hal yang sama juga disampaikan Uge Musrianto, warga setempat yang adalah jemaat GBI Saman. Dalam pergaulan sehari-hari tidak pernah ada masalah dengan warga. Dia juga aktif dalam  kegiatan warga seperti ronda dan kegiatan lainnya.

"Saya itu sebelum kejadian sempat ronda dengan warga. Mereka itu malah bilang, kenapa ada kelompok mendatangi seperti itu, warga saja nggak masalah. Mereka menyayangkan kenapa harus ada kejadian seperti ini," ungkapnya.

Uge menjelaskan saat gereja dibakar justru warga sekitar yang memadamkannya. 

"Saya itu rumah jarak sekitar 100 meter dari gereja, tapi waktu kejadian saya baru tahu pagi. Yang memadamkan itu warga sekitar gereja," tambahnya.

Polisi buru pelaku pembakaran gereja

Kabid Humas Polda Yogyakarta AKBP Anny Pudjiastuti mengatakan saat ini kepolisian masih mendalami keterangan dari saksi-saksi di tempat kejadian perkara yang mengaku melihat pelaku pembakaran. Dari keterangan saksi, pelaku diduga lebih dari satu orang.

Menyikapi kejadian tersebut, Polda DIY meningkatkan keamanan melalui patroli 24 jam  di seluruh wilayah. Dia pun berharap kerjasama masyarakat dalam mengungkapkan kasus tersebut. 

“Tingkatkan pengamanan swakarsa, siskamling, serta tidak terprovokasi dengan kejadian yang ada. Kita harapkan manakala melihat hal yang mencurigakan segera lapor ke polsek terdekat,” ujar Anny.—Rappler.com