PSV Eindhoven v Manchester United: Tidak ada karpet merah untuk Memphis Depay

TAK TERDEPAK. Memphis Depay dari Manchester United (kanan) saat berhadapan dengan Martin Skrtel dari Liverpool dalam laga Premier League, 12 September 2015. Foto oleh Lindsey Parnaby/EPA

TAK TERDEPAK. Memphis Depay dari Manchester United (kanan) saat berhadapan dengan Martin Skrtel dari Liverpool dalam laga Premier League, 12 September 2015.

Foto oleh Lindsey Parnaby/EPA

PSV Eindhoven sejatinya memiliki hubungan khusus dengan Manchester United. Klub Belanda itu kerap mensuplai Setan Merah — julukan United — dengan talenta yang luar biasa. Hampir semuanya sukses.  

Mereka adalah Jaap Stam (datang pada 1998), Ruud van Nistelrooy (2001), Park Ji-sung (2005), dan yang baru bergabung musim ini, Memphis Depay. Tiga pemain yang disebut pertama sukses besar. 

Stam mampu mempersembahkan 3 gelar Premier League dan satu Liga Champions, Nistelrooy satu Premier League dan Piala FA, sedangkan Ji-sung 4 Premier League dan satu Liga Champions. 

Lantas, bagaimana dengan Depay? Ini yang masih ditunggu.

Di Premier League, belum satu pun gol yang dia cetak. Di play-off Liga Champions lebih baik. Dia mencetak dua gol dalam pertandingan dengan kemenangan aggregat 7-1 itu. 

Dalam reuni ke Eindhoven, Depay berjanji akan bermain maksimal. Dia akan melepas segala beban-beban emosional di klub tempat dia belajar sepak bola dan memperkuat tim senior selama empat musim itu. Pemain 21 tahun itu bahkan bakal berselebrasi jika mencetak gol.

“Sepak bola adalah permainan dan mencetak gol itu spesial. Saya menghormati PSV tapi saya akan selebrasi,” kata Depay seperti dikutip Sportsvibe  

Namun, itu tak bakal mudah. Sebab, para pemain PSV sudah terbiasa dengan gaya permainan Depay. Mereka bakal meredam pergerakan winger kiri United tersebut.

“Sangat luar biasa bisa melawan dia dalam pertandingan ini. Tapi lebih luar biasa lagi jika kami bisa mengalahkannya,” kata kapten PSV Luuk De Jong seperti dikutip Express. 

Kesulitan United bakal bertambah. Sebab, mereka tidak akan diperkuat bomber andalan Wayne Rooney. Manajer United Louis van Gaal kemungkinan akan menjalankan skenario yang sama saat melawan Liverpool, 12 September lalu. 

Dia memasang Marouane Fellaini sebagai target man untuk kemudian diganti Anthony Martial di babak kedua. Depay akan diberi ruang di sayap kiri dan Juan Mata di sayap kanan. 

Skenario itu memang sempat buntu di awal pertandingan melawan Liverpool. Namun, Depay tetap akan diberi kesempatan sebelum akhirnya digantikan Ashley Young. 

Beberapa pemain PSV juga absen. Mereka tidak diperkuat fullback Jetro Willems yang cedera dan striker Adam Maher yang baru saja bergabung dengan latihan. Tapi, mentalitas mereka sedang menanjak setelah membekuk SC Cambuur 6-0.

Tidak hanya Depay yang memiliki ikatan emosional dengan PSV. Manajer United Louis van Gaal juga memiliki beban perasaan yang sama.

Manajer PSV Phillips Cocu adalah mantan anak asuh Van Gaal di Barcelona pada1998–2000, 2002–2003, dan Timnas Belanda 2000–2001.

Karena itu, bentrok antara PSV dan United Rabu, 16 September, dini hari WIB di Philips Stadium, Eindhoven, bakal jadi bentrok antara “teman lama”. 

Phillip Cocu sudah menyiapkan kejutan bagi United. Mereka tidak akan gentar meski melawan salah satu klub yang menjadi rekanan lama mereka. 

“Mereka tim besar tapi para pemain justru akan bermain penuh menghadapi mereka. Di panggung Liga Champions lah para pemain ingin menunjukkan kebolehannya. Dan mengalahkan United adalah salah satu cara yang luar biasa,” kata Cocu. 

Perkiraan Susunan Pemain

PSV Eindhoven (4-3-3)

Zoet; Arias, Bruma, Isimat-Mirin, Willems; Propper, Hendrix, Guardado; Narsingh, Jong, Lestienne.

Pelatih: Phillip Cocu

Manchester United (4-2-3-1)

De Gea; Darmian, Smalling, Blind, Shaw; Schweinsteiger, Schneiderlin; Mata, Herrera, Depay; Fellaini.

Pelatih: Louis van Gaal 

—Rappler.com

BACA JUGA: