Pemain Timnas Inggris turut berduka atas serangan di Paris

LONDON, Inggris — Skuad tim nasional Inggris turut serta dalam tribut atas serangan di Paris sebelum memulai pertandingan persahabatan melawan timnas Perancis yang akan dilaksanakan di London, Inggris, pada Selasa, 17 November.

Dua puluh orang pemain timnas Inggris, bersama dengan staf pelatih, mengheningkan cipta pada pukul 11 siang waktu setempat sebelum mereka memulai sesi latihan di lapangan milik klub Tottenham Hotspur pada Senin, 16 November.

Sebelumnya, pertandingan persahabatan antara Inggris melawan Perancis diduga akan dibatalkan akibat serangan di Paris pada Jumat, 13 November yang lalu. Namun juru bicara Federasi Sepakbola Perancis (FFF) menyatakan bahwa pertandingan tetap dilanjutkan.

“Setelah berdiskusi dengan perwakilan FA (asosiasi sepakbola Inggris) yang memastikan tidak ada resiko yang berarti, maka kami memutuskan untuk tetap menyelenggarakan pertandingan,” kata perwakilan FFF.

Pernyataan serupa juga dikemukakan oleh Ketua FA Greg Dyke.

“Kami akan menggunakan kesempatan ini untuk memberikan penghormatan bagi mereka yang terkena dampak dari serangan tersebut, serta untuk mengekspresikan solidaritas kami untuk warga Perancis,” katanya.

Manajer timnas Inggris Roy Hodgson juga merasakan hal yang sama. “Dunia sepakbola bersatu untuk melawan kekejaman ini,” ujarnya.

Sementara itu, suporter Inggris diminta untuk ikut menyanyikan lagu La Marseillaise bersama suporter dari Perancis ketika lagu kebangsaan kedua tim dinyanyikan sebelum pertandingan dimulai.

Serangan pada Jumat lalu membuat persaudaraan di dunia sepakbola menjadi lebih erat, karena tiga bom bunuh diri dilakukan di luar stadion Stade de France saat timnas Perancis menjamu timnas Jerman.

Sepupu dari gelandang Perancis Lassana Diarra menjadi salah satu korban jiwa, sedangkan saudara perempuan dari rekan setimnya Antoine Griezmann berhasil melarikan diri saat peristiwa tersebut terjadi di Bataclan Concert Hall, Paris. —Laporan AFP/Rappler.com

BACA JUGA: