Dari penetapan UMP DKI Jakarta 2016 sampai Jokowi temui Suku Anak Dalam

JAKARTA, Indonesia — Sejumlah peristiwa penting terjadi pada Jumat, 30 Oktober hingga sepanjang akhir pekan lalu. Di DKI Jakarta, Dewan Pengupahan telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP). Formula perhitungannya yang mengacu kepada Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 tahun 2015 tentang Pengupahan menuai protes kelompok buruh.

Sementara dalam kunjungannya ke Provinsi Jambi, Presiden Joko "Jokowi" Widodo blusukan untuk bertemu dengan Suku Anak Dalam. 

Selain itu, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 disahkan setelah sebelumnya sempat ditolak oleh salah satu fraksi; kantor Go-Jek Indonesia ditembak oknum tak dikenal dan Chelsea menelan kekalahan keenam sepanjang Premier League musim ini. 

Dewan Pengupahan DKI Jakarta menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) di ibu kota pada 2016 sebesar Rp 3.100.000. 

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Priyono dasar perhitungan UMP tersebut adalah Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

Formula perhitungan upah minimum dalam PP No. 78 tahun 2015 ini menuai penolakan dari sejumlah kelompok buruh. 

Menurut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, formula kenaikan upah minimum yang tercantum pada PP No. 78 tahun 2015 bertentangan dengan Undang-Undang (UU) No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan tak menguntungkan buruh. 

Untuk menyuarakan aspirasinya, sejumlah kelompok buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta Pusat pada Jumat, 30 Oktober. Aksi ini sempat diwarnai kericuhan. Lihat foto-fotonya di sini

Joko “Jokowi” Widodo blusukan di Provinsi Jambi dan menjadi Presiden Republik Indonesia yang pertama kali mengunjungi Suku Anak Dalam di hutan pedalaman Jambi. 

Dalam dialognya dengan Suku Anak Dalam, Jokowi mengungkapkan keinginan pemerintah untuk memberikan rumah bagi mereka. Rencana ini sempat menuai kritik. Pemerintah dianggap tak paham latar belakang budaya Suku Anak Dalam. 

Belakangan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung memberikan klarifikasi. Menurutnya, pemerintah ingin menyediakan permukiman, bukan rumah. Pemerintah juga memastikan tak akan mengeluarkan Suku Anak Dalam dari habitatnya di hutan rimba. 

Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengesahkan Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) tahun anggaran 2016, pada Jumat, 30 Oktober.

Berdasarkan pembacaan laporan hasil pembahasan oleh Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Ahmadi Noor Supit, sepuluh fraksi di DPR menyetujui RUU APBN untuk disahkan dengan catatan.

Sebelumnya, Fraksi Partai Gerindra menjadi satu-satunya partai yang menolak mengesahkannya karena dua alasan yaitu kurang realistisnya penerimaan negara yang diusulkan pemerintah dan adanya alokasi penyertaan modal negara (PMN) untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejumlah Rp 39 triliun. 

Pihak Go-Jek membenarkan pemberitaan media bahwa kantornya ditembak oleh oknum tak dikenal pada Minggu, 1 November.

"Iya benar, itu (yang ditembak) kantor untuk pelatihan. Kita juga sudah lapor polisi" kata Vice President Marketing Go-Jek Indonesia Pingkan Irwin kepada Rappler, Minggu.

Sementara itu Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Khrisna Murti menyatakan pihaknya akan memanggil Chief Executive Officer (CEO) Go-Jek Nadiem Makarim untuk dimintai keterangan terkait kasus ini.

Chelsea menelan kekalahan keenam mereka di ajang Premier League musim ini usai dibantai tamunya Liverpool dengan skor 1-3 pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Stamford Bridge, Sabtu, 31 Oktober.

Chelsea sempat unggul cepat melalui gol gelandang asal Brazil Ramires pada menit keempat sebelum dua gol Philippe Coutinho dan satu gol Christian Benteke membawa Liverpool membalikkan keadaan. 

Posisi manajer Chelsea Jose Mourinho pun kian terjepit. Akankah ia dipecat? Pemain legendaris Chelsea hingga sesama pelatih ikut memberikan komentar yang bisa kamu baca di sini. — Rappler.com